← Kembali ke materi
Artikel

"SmeCon Canteen Learning: Akselerasi Transformasi Pendidikan di Era AI melalui Laboratorium Coding dan AI bagi Siswa AKL SMK Negeri 1 Purwokerto"

meCon Canteen Learning adalah inovasi pembelajaran berbasis proyek yang mengubah kantin SMK Negeri 1 Purwokerto menjadi laboratorium hidup untuk mempelajari coding, struktur data, dan kecerdasan artifisial. Inovasi ini lahir dari dua persoalan: pembelajaran coding yang sering terjebak pada hafalan sintaks, dan masalah nyata antrean kantin yang dialami siswa setiap hari. Melalui SmeCon Canteen Learning, siswa kelas X AKL 1 tidak hanya menggunakan aplikasi, tetapi membedah kode, menguji algoritma FIFO dengan push() dan shift(), memodifikasi fitur, menganalisis data pesanan, dan mempertanggungjawabkan solusi digital. Aplikasi ini memiliki fitur katalog menu, keranjang belanja, perhitungan total harga, antrean FIFO, estimasi waktu tunggu, dan analisis pola menu populer berbasis rule-based AI. Pembelajaran dirancang mengikuti alur PGRI POWER–SPARK: Stimulate, Practice, Adapt, Reflect/Share, dan Keep Sustainable. Dengan demikian, SmeCon Canteen Learning bukan sekadar aplikasi kantin — ia adalah ruang belajar autentik untuk membentuk peserta didik sebagai pencipta solusi digital yang bernalar, kreatif, dan beretika.

Pembelajaran coding di kelas X AKL 1 sering dipahami siswa sebagai aktivitas menulis sintaks tanpa melihat hubungan dengan masalah nyata. Siswa mampu menulis perulangan, tetapi tidak tahu kapan dan mengapa perulangan itu digunakan. Di sisi lain, kantin SMK Negeri 1 Purwokerto menghadapi masalah antrean panjang pada jam istirahat, waktu terbatas, dan pengelolaan pesanan manual. Dua persoalan ini kemudian dipertemukan: kantin dijadikan laboratorium coding dan AI. Siswa tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi membedah kode, memodifikasi fitur, menguji algoritma FIFO, dan menganalisis data pesanan. Inovasi ini menjawab kebutuhan konteks autentik dalam pembelajaran Informatika.